Hari itu Jumat, tidak biasanya saya bangun siang, 06.30 WIB. Seperti biasa, saya berolah raga pagi di halaman depan rumah. Mata saya fokus dengan satu pemandangan: beberapa burung kecil yang hinggap di atap rumah tetangga dan matahari yang ditutupi awan mendung.

Saya berlari ke kamar dan mengambil kamera DSLR jadul yang diberi Ibu tujuh tahun lalu, si Canon 500D lengkap dengan lensa tele 55/250. Saya inging memotret, begitu pikirku. Hasilnya, kebanyakan blur. 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s